Mengangkat tema Hidup Kedua, edisi ke 7 ARCH:ID 2027 resmi diperkenalkan

ARCH:ID

Jakarta, 8 September 2026 , Memasuki edisi ketujuh, ARCH:ID mengangkat Hidup Kedua – Second Life. A Next Chapter sebagai tema kuratorial — sebuah gagasan tentang bagaimana arsitektur, material, produk, dan instalasi dapat memiliki fungsi baru setelah kegunaan pertamanya selesai.

Melalui Hidup Kedua, ARCH:ID 2027 mengajak industri arsitektur dan desain untuk melihat lebih jauh dari fungsi awal sesuatu yang kita bangun dan mulai memikirkan apa yang terjadi setelahnya. Bangunan, material, produk, dan instalasi tidak hanya dinilai dari kegunaannya hari ini, tetapi juga dari kemungkinan untuk diperbaiki, digunakan kembali, diubah, dibongkar, dipindahkan, atau ditransformasikan sehingga memiliki umur dan kemanfaatan yang lebih panjang.

ARCH:ID 2027 dikuratori oleh Ar. Adi Purnomo, IAI (mamostudio), Ar. Osrithalita Gabriela, IAI (AGo Architects), dan Ar. Achmad Zakaria, IAI (Tata Habitat). Ketiganya akan mengarahkan pendekatan kuratorial ARCH:ID 2027 dan mengeksplorasi Hidup Kedua melalui tiga lensa yang saling berkaitan: Lokasi, Iklim, dan Waktu.

Ketiga lensa tersebut melihat bagaimana arsitektur lahir dari tempat, budaya, dan kehidupan yang membentuknya, merespons kekayaan karakter iklim tropis Indonesia, serta terus berkembang melampaui waktu dan fungsi awalnya.

“Keberlanjutan sudah menjadi bagian dari percakapan arsitektur, tetapi tantangannya adalah bagaimana gagasan tersebut diterjemahkan menjadi keputusan desain dan tindakan nyata. Melalui Hidup Kedua, kami ingin mencari langkah-langkah yang konkret untuk memperpanjang nilai, fungsi, dan manfaat dari apa yang telah dibangun.”
— Ar. Adi Purnomo, IAI; Ar. Osrithalita Gabriela, IAI; dan Ar. Achmad Zakaria, IAI, Kurator ARCH:ID 2027

Bagi industri arsitektur, desain, dan bangunan, Hidup Kedua membuka ruang untuk menerjemahkan gagasan tersebut ke dalam inovasi material, produk, dan solusi yang relevan bagi praktik arsitektur.

“ARCH:ID sejak awal hadir untuk membangun koneksi yang lebih bermakna antara arsitektur dan pelaku industri. Melalui Hidup Kedua, kami ingin membawa kolaborasi tersebut lebih jauh, dengan mendorong brand dan pelaku industri bukan hanya menampilkan produk, tetapi juga mengeksplorasi bagaimana material, solusi, dan gagasan dapat memberikan nilai lebih setelah pameran selesai.”— R. Arief Sofyan Rudiantoro, Project Director CIS Exhibition

Lebih dari sekedar pameran, ARCH:ID 2027 juga akan menghadirkan berbagai program unggulan, seperti International Conference, Business Matching, Featured Exhibition, Talk Series, Hackathon, serta berbagai program industri dan networking lainnya.

ARCH:ID 2027 akan menghadirkan 40.000 pengunjung di area pameran seluas 22.000 meter persegi, dengan sekitar 1.000 booth. ARCH:ID akan menjadi wadah untuk mempertemukan arsitek, desainer, developer, kontraktor, produsen, brand, akademisi, instansi pemerintah, serta para profesional dari berbagai sektor industri lingkungan binaan. Memasuki edisi ketujuh, ARCH:ID terus berkembang sebagai ruang pertemuan bagi arsitektur, gagasan, material, dan industri. Melalui Hidup Kedua, ARCH:ID 2027 mengajak komunitas arsitektur dan desain untuk memikirkan bukan hanya Bukan hanya tentang apa yang kita bangun hari ini, tetapi juga apa yang dapat terjadi setelahnya. Karena arsitektur tidak berhenti saat sebuah bangunan selesai dibangun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *