Ini loh, Perbedaan Antara Kondominium dan Apartemen

Jakarta, popArs.id – Kondominium dan apartemen mungkin terlihat serupa dari luar karena keduanya biasanya berupa gedung bertingkat dengan unit hunian yang saling berdampingan. Namun, ada perbedaan mendasar dalam hal kepemilikan, pengelolaan, dan tanggung jawab pemilik atau penghuni.

  1. Kepemilikan

Jika dilihat dari kepemilikan, setiap unit dalam kondominium dimiliki secara pribadi oleh individu. Pemilik unit memiliki hak penuh atas unit mereka, termasuk menjual, menyewakan, atau menggunakan sesuai keinginan mereka. Namun, area bersama seperti lorong, taman, atau kolam renang biasanya dimiliki secara kolektif oleh semua pemilik unit melalui asosiasi penghuni. Sedangkan untuk Apartemen, berbeda dengan kondominium, apartemen biasanya dimiliki oleh satu entitas (perorangan atau perusahaan) yang kemudian menyewakan unit-unitnya kepada penghuni. Penghuni apartemen tidak memiliki unit yang mereka tempati tetapi hanya memiliki hak sewa.

  1. Pengelolaan

Kondominium Dikelola oleh asosiasi penghuni atau manajemen properti yang ditunjuk. Pemilik unit diwajibkan membayar iuran bulanan untuk pemeliharaan fasilitas bersama, seperti kebersihan, keamanan, dan perbaikan. Sedangkan Apartemen Dikelola sepenuhnya oleh pemilik gedung atau perusahaan yang bertanggung jawab atas semua aspek pengelolaan, termasuk perbaikan, pemeliharaan, dan fasilitas umum.

  1. Tanggung Jawab Pemilik atau Penghuni

Kondominium, pemilik bertanggung jawab atas semua perbaikan dan renovasi di dalam unit mereka, sementara tanggung jawab area bersama diatur oleh asosiasi sementara
Apartemen, penghuni hanya bertanggung jawab atas penggunaan unit selama masa sewa. Perbaikan besar atau kerusakan biasanya ditangani oleh pemilik apartemen atau pengelola.

  1. Kebebasan dalam Penggunaan

Kondominium, pemilik memiliki lebih banyak kebebasan untuk mendesain ulang atau memodifikasi unit mereka (sesuai aturan asosiasi). Untuk Apartemen, Penghuni biasanya harus mengikuti aturan ketat yang ditetapkan oleh pemilik atau pengelola, termasuk larangan renovasi besar.

Secara umum, kondominium cocok untuk orang yang ingin memiliki properti sebagai investasi atau tempat tinggal jangka panjang. Sementara itu, apartemen lebih ideal untuk orang yang mencari fleksibilitas dalam jangka pendek tanpa tanggung jawab pemeliharaan properti. sebagai informasi, Kondominium di pusat kota seperti Jakarta bisa dijual mulai dari Rp500 juta hingga miliaran rupiah per unit, tergantung pada ukuran dan fasilitasnya sedangkan apartemen yang disewakan di lokasi yang sama mungkin memiliki harga sewa bulanan mulai dari Rp3 juta hingga Rp15 juta, tergantung tipe dan fasilitasnya.

Foto : Istimewa

Post Comment