Granit anti Slip, antara Estetika dan Keamanan
Terpeleset diarea basah mungkin banyak dialami, baik itu didalam kamar mandi maupun diluar ruangan seperti garasi ataupun selasar tepi kolam. Salah satu pencegahan yang dapat kita lakukan adalah memilih bahan penutup lantai yang tepat seperti granit.
Haruskah bahan lantai granit anti slip dengan permukaan kasar ? Jawabannya tentu tidak harus. Saat ini dengan perkembangan teknologi yang ada, beberapa jenis granit lantai sudah dilengkapi dengan fitur keselamatan anti slip, baik dengan permukaan yang halus maupun kasar. Jadi kasar dan halus permukaan tidak menjadi penentu licin atau tidaknya permukaan granit tersebut.
Apa yang harus kita cermati bila memilih granit yang tidak licin ? Beberapa produk Granit yang dipasarkan di Indonesia memberikan label pada produk Granit anti Slip dengan tanda R-9 hingga R-13. Apa yang dimaksud R9 – R13 ? Dibeberapa negara sudah mengadopsi dan memberlakukan Standar ketahanan slip yang ditetapkan untuk memastikan keselamatan pada berbagai permukaan lantai.
Berikut kategori Peringkat R untuk aplikasi Lantai Granit Anti Slip
R-9 : Cocok untuk area dengan risiko slip minimal, seperti ruang dalam ruangan yang kering.
R-10 : Cocok untuk area dengan kondisi basah atau terkontaminasi sesekali.
R-11 : Cocok untuk area yang sering basah.
R-12 : Cocok untuk area dengan sering terjadi tumpahan atau membutuhkan ketahanan slip yang tinggi.
R-13 : Cocok untuk area dengan kondisi ekstrem, seperti dapur industri.
Hal yang perlu anda perhatikan adalah Peringkat R tidak menunjukkan kekasaran permukaan Granit. Ada beberapa produk granit dengan permukaan halus tetapi mempunyai peringkat R-10 bahkan R-11 dan R-12. Ini merupakan hasil aplikasi teknologi berupa lapisan glasir yang dapat memberikan efek anti slip pada produk Granit walau pada permukaan yang relative halus.

Jadi dalam memilih produk Granit untuk area basah yang berpotensi licin bisa disesuaikan antara penggunaan dan peringkat R nya. Misalnya akan berbeda penggunaan Granit area basah di dalam kamar mandi dan selasar tepi kolam renang ataupun garasi. Tentunya untuk area kamar mandi kita dapat memilih produk Granit anti Slip dengan peringkat R-11 hingga R-12 yang mempunyai permukaan halus sehingga lebih nyaman dikaki sekaligus lebih aman karena tidak licin. Sebaliknya untuk area luar ruangan kita dapat memilih dengan permukaan yang lebih kasar karena pada umumnya kita menggunakan alas kaki saat berada di sana.
Berikut beberapa referensi produk Granit anti Slip yang ada dipasar :
- Roman Granit (dMaine Grigio) ukuran 60×60 dengan peringkat R-11. Harga jual berdasarkan referensi toko online berkisar antara Rp. 172.000 – Rp. 187.000 per m2
- Granito (Sanctuary Sanctum) ukuran 60×60 dengan peringkat R-10. Harga jual berdasarkan referensi toko online berkisar antara Rp. 168.000 – Rp. 197.000 per m2
- Niro Granit (Bergamo Perla) ukuran 60×60 dengan peringkat R-11. Harga jual berdasarkan referensi toko online berkisar antara Rp. 225.000 – Rp. 277.000 per m2
- Indogres (Magnus Beige) ukuran 60×60 dengan peringkat R-11. Harga jual berdasarkan referensi toko online berkisar antara Rp. 178.000 – Rp. 185.900 per m2
- Sun Power (Archistone Bone) ukuran 60×60 dengan peringkat R-12. Harga jual berdasarkan referensi toko online berkisar antara Rp. 189.000 – Rp. 200.000 per m2
Data peringkat R untuk beberapa produk tersebut berdasarkan klaim dari produsen melalui beberapa platform media digital mereka, konsultasikan lebih lanjut dengan toko penjual anda agar mendapatkan informasi yang lebih detail terkait benefitnya.
Ada baiknya anda melihat secara langsung produk actual tersebut dan mencoba Tingkat Anti Slip dan Kehalusan permukaannya agar sesuai dengan kebutuhan anda. Karena walau penamaan jenis permukaan cenderung sama seperti matt, masing-masing merek mempunyai Tingkat kehalusan permukaan yang berbeda-beda.
Akan sedikit berbeda dalam memilih tile anti slip untuk luar ruangan, terlebih untuk sirkulasi kendaraan. Walau mempunyai fitur anti slip yang sama, jenis permukaan yang lebih kasar lebih di rekomendasikan untuk digunakan. Begitu pula untuk area selasar luar ruangan (ramp) dengan Tingkat kemiringan tertentu. Karena karakter permukaan yang bertekstur, potensi penumpukan debu halus dipermukaan lebih kecil sehingga Tingkat ketahanan licinan cenderung lebih baik. Jadi pada akhirnya pilihan bijak untuk lantai area basah bergantung pada Lokasi dan kenyamanan penguna.














Post Comment