3 Hal penting dalam wujudkan hunian idaman
Membangun sebuah hunian idaman tentunya bukanlah hal yang mudah, perlu perencanaan yang matang baik dari sisi finansial, kebutuhan ruang, pengetahuan bahan material hingga beberapa regulasi yang perlu diikuti. Akan tetapi biasanya itu semua akan terbayar dengan hasil akhir dari rumah impian kita yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita.
Disisi lain keinginan akan rumah impian juga dapat dipenuhi dengan membeli rumah siap huni dari berbagai pengembang perumahan. Walau begitu kita tidak perlu direpotkan dengan berbagai kerumitan saat membangun rumah impian sendiri walau dengan bantuan tenaga ahli baik arsitek maupun kontraktor. Desain rumah jadi dari pengembang umumnya sesuai dengan kebutuhan standar penghuni sehingga terkadang kita harus mengurangi ekspektasi kita bila memilih membelinya.
Berikut beberapa hal mendasar yang perlu diperhatikan saat anda memutuskan untuk membangun rumah impian anda :
1. Wujudkan Hunian idaman, Persiapkan finansial anda
Sangat penting buat kita untuk merencanakan kebutuhan finansial dalam mewujudkan hunian idaman kita. Perencanaan yang harus dibuat antara lain sumber alokasi dana dan anggaran yang akan digunakan. Tentunya bila kita mempunyai sumber dana yang cukup tidaklah menjadi kesulitan, walau begitu anggaran pembuatan hunian mulai dari perizinan, jasa tenaga ahli, bahan material dan luasan area perlu dipertimbangkan.
Sebagai acuan dasar mungkin anda dapat menghitung kebutuhan pembuatan rumah tinggal anda dengan harga 5 – 10 juta per meter persegi dari luasan yang akan dibangun. Sebagai contoh bila luasan bangunan yang hendak anda buat sebesar 100m2 maka anggaran yang perlu anda persiapkan sebesar 500 juta dengan acuan harga 5 juta/m2. Tinggi rendahnya harga acuan bergantung kepada kompleksitas dan penggunaan bahan material terutama saat proses finishing akhir.
Selain itu anda perlu menyiapkan anggaran untuk jasa tenaga ahli seperti arsitek sekitar 5-10% (bergantung pada kompleksitas desain dan pengalaman dari Arsitek tersebut). Dari tabel jasa arsitek yang dikeluarkan oleh IAI (Ikatan Arsitek Indonesia), untuk bangunan rumah tinggal privat termasuk dalam kategori 3 sehingga biaya jasanya untuk bangunan dengan harga 200 juta sebesar 8% atau 18 juta.
Dan yang tidak kalah penting anda perlu menambahkan biaya tak terduga 5-10% untuk mengantisipasi biaya tambahan yang mungkin timbul saat proses pembanguan berlangsung. Terkadang ini terjadi karena adanya perubahan yang kita lakukan di tengah-tengah proses pembangunan yang sedang berjalan.
2. Tentukan tema desain hunian idaman yang anda inginkan
Jelaskan secara detail semua keinginan anda, walau pada akhirnya nanti arsitek yang kita pekerjakan akan memberikan konsep desain yang baik dari apa yang telah anda sampaikan. Berikan masukan yang lebih komprehensif dari konsep desain yang telah diberikan karena di saat inilah anda mempunyai kesempatan untuk mematangkan konsep desain yang akan digunakan.
Hal penting yang banyak membuat proses pekerjaan terkadang menjadi lebih lama dan menambah biaya adalah perubahan desain. Pastikan diawal perencanaan anda sudah menentukan tema desain yang akan anda aplikasikan pada rumah impian anda. Konsultasikan secara matang dengan arsitek yang pilih. Berikan daftar keinginan yang anda harapkan dari rumah impian anda. Anda dapat memberikan beberapa ilustrasi gambar yang anda dapatkan dari beberapa portal desain ataupun sosial media untuk referensi arsitek anda.
Jangan kecewa terlebih dahulu bila ada beberapa keinginan anda yang tidak dapat diakomodasi oleh sang arsitek. Hal ini biasa terjadi, dengan keilmuannya biasanya arsitek mampu memenuhi sebagian besar permintaan kita dan mewujudkannya dalam satu konsep desain yang holistik. Mintalah beberapa alternatif desain dari arsitek anda agar anda dapat memberikan pilihan yang sesuai dari keinginan dan kebutuhan and.
3. Susunan kebutuhan ruang berdasarkan aktivitas di hunian idaman anda
Selain konsep desain bangunan anda perlu menjelaskan juga kebutuhan ruang dan aktifitas yang biasa anda lakukan didalam rumah. Semakin detail anda mengambarkan aktifitas anda dan penghuni rumah lainnya akan semakin baik karena prinsipnya dalam sebuah aktifitas membutuhkan space atau ruang. Memang tidak semua aktifitas membutuhkan ruang tersendiri, terkadang pada beberapa aktifitas dalam digabungkan dalam sebuah ruang.
Gambaran aktifitas dalam keseharian kita perlu disampaikan kepada arsitek yang kita pilih, mulai dari aktifitas dipagi hingga malam hari. Kebiasaan kita nantinya dapat divisualisasikan oleh arsitek baik dalam ruang tertutup maupun terbuka dan yang tak kalah pentingnya adalah pengaturan sirkulasi antar ruang. Sirkulasi dapat tercipta dengan baik bila kita mampu menjelaskan pola kegiatan kita secara runut kepada arsitek.
Tidak semua ruang harus dibuat dengan batas sekat yang tertutup, terkadang ruangan terbuka lebih cocok atau dibutuhkan dalam mengakomodasi kebutuhan aktifitas kita diruang tersebut. Jangan ragu untuk mendiskusikan berbagai kebutuhan ruang yang anda impikan dengan arsitek. Ingatlah bahwa nanti setelah rumah impian anda selesai terbangun, anda yang akan berada disitu, melakukan aktifitas rutin setiap harinya dengan keluarga anda. Jadi pastikan kegiatan dan kebutuhan ruang tersampaikan dengan baik kepada arsitek anda.
Aktifitas bersama yang biasa anda lakukan perlu disampaikan karena biasanya bila anda tanyakan kepada anggota keluarga anda yang lain biasanya yang tersampaikan adalah kebutuhan personalnya.
Jadi persiapkan dengan matang sebelum anda memutuskan untuk membangun rumah impian anda. Gunakan jasa arsitek yang profesional agar dapat memberikan desain yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan anda.














Post Comment